10/05/2018

10 Faktor Dalam Employee Engagement


Employee engagement sering menjadi subjek penelitian, baik mengenai perputaran karyawan, ketidakhadiran, dedikasi di tempat kerja, dan sebagainya.

Semua itu dilakukan untuk menambah keterikatan atau ketertarikan karyawan untuk bekerja di perusahaan Anda. Employee engagement yang berhasil tercermin dalam kinerja dan produktivitas mereka di tempat kerja, juga termasuk perputaran karyawan yang rendah dan kesediaan untuk saling membantu dengan rekan kerjanya.

Berikut beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap employee engagement, sehingga ada dapat lebih memahami karyawan Anda dengan lebih baik.

1. Peluang pengembangan karir
Peluang pengembangan karir merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap employee engagement di tempat kerja. Ketika perusahaan terus menginvestasikan waktu dan uang dalam pengembangan karyawan mereka di tempat kerja, karyawan akan menyadari bahwa perusahaan juga memperhatikan kemajuan dalam karir mereka.

Mulailah memberikan karyawan tidak hanya dengan program pembelajaran formal, tetapi juga dengan kesempatan untuk mempraktekkan keterampilan dan pengetahuan baru yang mereka peroleh pada pekerjaan.

2. Fleksibel
Faktor lain yang berkontribusi terhadap keterlibatan karyawan adalah fleksibilitas jam kerja karyawan. Karyawan diberikan keleluasaan untuk bekerja di sekitar jam kerja reguler atau bekerja jauh dari kantor.

Pilihan lain termasuk mulai bekerja di lain waktu dan finishing nanti atau sebaliknya. Pilihan ini berguna terutama bagi orang tua yang bekerja yang harus mengantar anak-anak mereka ke sekolah atau harus menjemput mereka.

3. Struktur Gaji
Meskipun gaji adalah masalah sensitif untuk dibicarakan, itu adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Jelaskan kepada karyawan Anda bagaimana struktur pembayaran perusahaan Anda bekerja dan apa yang mereka cari ketika karyawan tertentu layak mendapat promosi. Dengan bersikap transparan dan mendidik karyawan Anda tentang masalah sensitif ini, karyawan akan lebih memahami dan bahkan bekerja lebih keras untuk membuktikan kepada Anda bahwa mereka layak mendapatkan promosi itu.

4. Menjadikan Belajar sebagai Budaya
Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap keterlibatan karyawan adalah dengan menciptakan budaya perusahaan yang mendorong karyawan Anda untuk terus belajar dan memperoleh pengetahuan baru setiap saat. Karyawan yang memahami bahwa perusahaan mereka tidak hanya tertarik untuk menghasilkan laba dan penjualan, tetapi juga dalam meningkatkan dan mendidik semua staf mereka, akan segera belajar untuk menghargai budaya belajar perusahaan dan akan terlibat dalam pencapaian tujuan perusahaan.

5. Keragaman budaya
Setiap perusahaan memiliki karyawan dengan masing-masing kultur dan etnis yang berbeda, sehingga keragaman budaya juga penting dalam sebuah perusahaan. Keragaman budaya adalah ketika perusahaan terbuka untuk mempekerjakan karyawan dari berbagai latar belakang, tanpa memandang etnis, agama dan budaya. Ketika perusahaan merekrut dan mempertahankan beragam kumpulan orang, itu membawa manfaat yang berbeda bagi perusahaan serta karyawannya.

6. Kejujuran dan Transparan
Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap employee engagement adalah memiliki lingkungan kerja yang jujur dan transparan, di mana karyawan dapat lebih terbuka terhadap Anda mengenai masalah mereka di kantor. Ini adalah salah satu faktor yang berkontribusi terhadap employee engagement.

7. Hak Berpendapat
Anda dapat memberikan kesempatan kepada karyawan dalam berpendapat dan memberikan solusi dari setiap permasalahan. Berikan kebebasan kepada karyawan untuk membuat keputusan mereka sendiri dan kembalilah kepada mereka untuk mencari tahu solusi yang mereka putuskan.

8. Inspirasi
Terlepas dari industri tempat Anda berada, orang-orang akan selalu membutuhkan inspirasi di tempat kerja. Inspirasi tidak perlu berarti memiliki kreativitas, itu hanya berarti termotivasi di tempat kerja. Ketika karyawan Anda memiliki motivasi atau inspirasi di tempat kerja, mereka akan secara naluriah menemukan cara untuk memecahkan masalah pada suatu proyek atau bahkan menciptakan cara yang lebih cepat untuk mencapai suatu tugas.

9. Komunikasi
Komunikasi adalah faktor lain yang berkontribusi terhadap employee engagement. Ketika terjadi kesalah pahaman di antara Anda atau karyawan Anda, akan selalu ada masalah baik dalam proyek atau di dalam perusahaan. Cobalah untuk memprioritaskan pertemuan tim reguler sebagai bagian penting dari komunikasi perusahaan, dan karyawan harus siap untuk menawarkan pandangan mereka tentang cara meningkatkan komunikasi baik di dalam departemen mereka dan di perusahaan.

Anda juga dapat memasukkan cara-cara berkomunikasi dalam proses induksi untuk karyawan baru sehingga para pemula sadar dan tidak tampak hilang dalam bagian dari perusahaan.

10. Pengakuan Karyawan
Perusahaan-perusahaan hebat tahu bahwa karyawan adalah jantung dari bisnis. Pegawai yang puas dan terlibat akan membawa tidak hanya energi positif ke tempat kerja tetapi juga meningkatkan laba dan penjualan perusahaan.

Karyawan yang merasa memiliki hubungan pribadi yang positif dengan manajemen mereka lebih cenderung akan memberikan hal positif untuk perusahaan. Tidak hanya itu, karyawan akan merasa dihargai ketika mereka atau pekerjaan mereka mendapat perhatian dan ini mendorong keterlibatan karyawan yang membangun.

Employee engagement adalah tentang menghargai karyawan Anda. Tidak ada yang sempura, teruslah berinovasi untuk semakin mengerti dan menginspirasi setiap karyawan Anda.

 

 

Hubungi Kami

Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.