02/02/2017

Menciptakan Tempat Kerja yang Aman

 
 
Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan namun di banyak industri, tempat kerja adalah daerah yang rawan kecelakaan. Di seluruh dunia, lebih dari 300 ribu orang kehilangan jiwanya di lingkungan kerja setiap tahun. Apakah Rewards and Recognition program dapat mengurangi angka tersebut? Kami berbicara dengan Raphaelle Rouvroy, Incentives and Recognition Marketing Director, Sodexo Benefits and Rewards Services.

Seberapa besar sebenarnya masalah keselamatan di tempat kerja?
Di seluruh dunia, setiap 15 detik ada seorang pekerja yang meninggal karena kecelakaan yang terjadi di tempat kerja1. Itu artinya 321,000 orang setiap tahunnya, dari kurang lebih 317 juta kecelakaan yang terjadi di tempat kerja! Angka yang di miliki oleh International Labor Organization (ILO) hanya menunjukan harga jiwa manusia yang hilang akibat kecelakaan tersebut, namun ada lagi biaya ekonomi yang harus dibayar. ILO mengestimasikan biaya yang timbul akibat kecelakaan dan penyakit yang timbul di tempat kerja mencapai 4% dari total Gross Domestic Product (GDP) dunia atau sekitar $2.8 trilliun setiap tahunnya.

Apakah resiko keselamatan kerja tidak terbatas hanya pada industri atau usaha konstruksi?
Seorang juru masak di cafetaria, seorang pekerja kantoran atau seorang manajer yang bertanggung jawab atas pemeliharaan fasilitas sebuah gedung (facilities manager), mungkin terlihat tidak memiliki resiko, namun pada kenyataannya kecelakaan dapat terjadi dimana saja. Hampir setiap tempat kerja pasti memiliki anak tangga, hanya butuh sedikit pengalihan untuk mengacuhkan tanda peringatan yang di pasang dekat anak tangga yang lantainya masih basah karena baru saja dibersihkan. Meninggalkan sebuah box di lorong tanpa ada yang mengawasi juga dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak aman.

Apakah akibatnya bagi perusahaan?
Bagi perusahaan, hal ini penting bagi para manager yang memiliki kewajiban untuk menjaga keselamatan karyawannya. Dari pihak luar, ada tekanan dari pasar agar perusahaan menjadi “good citizen” - yang berkepentingan untuk menjaga kesejateraan karyawannya - ditambah dengan meningkatnya tekanan dari otoritas yang mengatur. Sebagai contoh, perusahaan dapat dilarang untuk mengikuti undangan pengajuan penawaran sebuah proyek jika nilai Lost Time Injury Rate (LITR) yang mereka miliki tidak bagus.

Mengapa penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kesadaran karyawan di tempat kerja dan bagaimana Sodexo bisa membantu?
Penelitian menunjukan bahwa 52% orang akan cenderung bersikap acuh melihat adanya perilaku yang tidak aman2, Tujuh puluh sembilan persen tidak mengetahui harus pergi kemana untuk melaporkan masalah Health and Safety (H&S)3 dan 82% tidak pernah melaporkan satu masalah H&S pun4!

Yang menjadi poin awal dari program insentif adalah kesadaran bahwa sebagian besar penyebab kecelakaan di tempat kerja disebabkan oleh kesalahan manusia bukan oleh mesin, itulah sebabnya insentif yang diberikan digunakan untuk mendorong karyawan agar lebih proaktif dalam mengidentifikasi serta berhadapan dengan resiko, bukan semata hanya demi mematuhi prosedur perusahaan. Jadi jika Anda melihat adanya genangan air atau minyak, atau melihat kabel yang teruntai tidak rapih, Anda harus merapikannya. Ini tidak hanya menyangkut keamanan diri sendiri, tapi juga bertanggung jawab untuk keselamatan orang di sekeliling kita.

 
 
Namun bukankah semua itu hanya rincian yang tidak terlalu penting?
Bukan, karena sebenarnya masalah keselamatan di tempat kerja berbentuk piramida, bagian paling bawah adalah near-misses dan kecelakaan kecil, sementara yang dibagian puncak adalah kecelakaan serius. Dan ada korelasi bahwa setiap 600 kejadian near misses, terdapat 10 kecelakaan kecil dan 1 kecelakaan serius yang berakibat fatal5. Bagian dasar dari piramida itulah yang menjadi dasar dari program keselamatan kerja yang kami desain. Di sana kita dapat membuat dampak nyata dalam mencegah terjadinya kecelakaan, yang dan akhirnya akan mempengaruhi bagian puncak piramida.

Dengan menggunakan hadiah untuk setiap tindakan pencegahan yang dilakukan, daripada menggunakan lagging indicator seperti LITR, kita terhindar dari resiko minimnya laporan yang masuk dibandingkan dengan kemungkinan yang mungkin terjadi. Di dukung dengan budaya pemeliharan keselamatan kerja yang kuat dari manajemen perusahaan serta kesadaran akan perlunya proses perbaikan yang dilakukan terus menerus, target kami adalah mencapai zero accidents.

Jadi bagaimana program ini bekerja?
Kami memberikan penghargaan untuk setiap tindakan pencegahan yang dilaporkan melalui web platform yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, dan mobile app. Kami mengidentifikasikan 6 tindakan pencegahan penting yang perlu diberikan penghargaan yaitu safety observations, safety suggestions, safety walks, safety toolbox talks, safety quizzes dan behavioural observations (tentu saja, ada kegiatan serta perilaku lain diluar yang disebut diatas yang juga bisa mendapatkan penghargaan).

Untuk setiap tindakan pencegahan yang dilakukan ada 2 tipe penghargaan yang diberikan, antara kolega (peer to peer) serta nominasi untuk mendapatkan safety award. Penghargaan dapat berupa ucapan terima kasih yang ditulis di kertas post-it lalu ditempelkan di meja kerja yang bersangkutan, memuji tindakan di depan umum, melakukan undian berhadiah, atau memberikan hadiah melalui sebuah platform dimana si penerima memiliki akses untuk memilih sendiri hadiah yang diinginkan.

Jika digabungkan, inisiatif-insiatif kecil seperti ini dapat mengubah perilaku orang serta memberikan dampak nyata terhadap budaya memelihara keselamatan kerja sekaligus mengubah pola pikir mereka menuju zero accident mindset sambil secara terus menerus tetap melakukan perbaikan.

Selain untuk menghindari terjadinya kecelakaan, keuntungan apa lagi yang didapat dengan memiliki budaya keselamatan kerja yang kuat?
Terciptanya lingkungan kerja yang aman memiliki dampak yang sangat baik bagi karyawan. Individu yang bekerja di lingkungan yang aman akan dapat mengerjakan pekerjaan mereka dengan lebih cepat dan efisien. Mereka juga akan lebih menikmati pekerjaan mereka karena mereka menyadari komitmen manajemen perusahaan akan kesehatan dan keselamatan kerja karyawannya. Mereka percaya bahwa semua saran yang mereka berikan akan diperhatikan dan di tindaklanjuti. Mereka juga merasa bahwa perusahaan mendengar serta menghargai usaha yang mereka lakukan sehingga kualitas hidup mereka meningkat secara signifikan.

Dan sekali lagi, ketika orang mulai melihat masalah keamanan kerja sebagai hal yang serius, mereka tidak akan berhenti hanya sampai disitu. Mereka akan memiliki kesadaran yang sama di luar kantor dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak keuntungan lain yang diperoleh perusahaan dari keberhasilan program, misalnya menurunnya biaya langsung maupun tidak langsung dari kecelakaan yang mungkin terjadi, hasil dari investasi yang membuahkan hasil dari di program  penghargaan yang dibuat, membaiknya tingkat operational excellence perusahaan, serta meningkatnya produktivitas dan engagement karyawan.

Menawarkan hadiah daripada hukuman memberikan kesempatan sekaligus mendorong mereka untuk lebih memperhatikan indikator-indikator penting keselamatan kerja. Hasil akhir yang diharapkan adalah tentu saja berkurangnya Lost Time Injury Rate (LITR) dan Total Case Incident Rate (TCIR) atau tercapainya level zero accidents.

Mengapa program keselamatan kerja yang proaktif menjadi sangat penting?
Kita mendorong perubahan budaya keselamatan kerja dari pendekatan Peraturan, Pengawasan dan Hukuman (Policy, Policing & Penalty) ke metode yang memberikan pengakuan serta penghargaan kepada perilaku yang sesuai. Janji kami kepada klien adalah mendorong budaya di perusahaan menuju Zero Accident Mindset serta budaya yang memiliki kesadaran untuk tidak pernah berhenti melakukan perbaikan secara terus menerus.

Penting artinya mendapatkan hasil yang berkesinambungan karena pergantian karyawan dan perubahan lingkungan kerja mungkin saja terjadi. Pergantian musim juga penting, contohnya aktivitas di gudang perusahaan retail online lebih sibuk di bulan Desember (untuk persiapan Natal) dibandingkan dengan pada musim panas.

Bagaimana Anda mempertahankan kesuksesan dalam jangka panjang?
Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar program insentif karyawan tetap terlihat menarik, misalnya dengan mengadakan kuis, program pelatihan, atau dengan kampanye program baru. Sebagai contoh: untuk satu klien, selama tahun pertama, kami memfokuskan pada resiko yang berhubungan dengan penggunaan listrik, kemudian di tahun berikutnya fokus dialihkan pada penerapan penyimpanan barang secara aman. Klien juga dapat menggunakan poin reward yang diberikan agar mengarah pada kegiatan tertentu. Sodexo memiliki banyak pengalaman dalam benefits and rewards, sehingga kami dapat menggunakan keahlian tersebut untuk mendesain program insentif keselamatan kerja yang efektif.

KOTAK INFORMASI

Zero accidents: Sangat mungkin dilakukan!
Seorang klien yang bergerak di industri Oil & Gas menggunakan Safety Reward Program yang kami desain untuk diaplikasikan di teluk Meksiko. Setiap quartal, karyawan yang melakukan lima safety obervation, satu safety walk atau safety examination dan lima safety toolbox talks akan mendapatkan poin. Karyawan dapat menukarkan poin yang diperoleh melalui oline platform yang disediakan dengan hadiah yang mereka inginkan. Hasilnya? Tingkat LITR turun hingga 39% di tahun pertama, lalu berlanjut 100% di tahun kedua, dan berhasil turun menjadi nol di tiga tahun terakhir.

Klien lainnya adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang hospitality and healtcare di Eropa, Sodexo mendesain sebuah program yang memberikan penghargaan di setiap kuartal, untuk setiap safety observation yang dibuat oleh peserta. LITR turun hingga 30 persen di 6 bulan pertama dan terus turun sementara kesadaran akan keselamatan kerja meningkat.

 
 
 

------------------------------
1 http://www.ilo.org/global/about-the-ilo/newsroom/news/WCMS_211627/lang--en/index.htm
2 Technology professionals survey on environment, health and safety, Antea Group, June 2015
3 P&MM Sodexo Health and Safety at Work Survey 2015; 1319 respondents employed by 52 organizations in the UK
4 P&MM Sodexo Health and Safety at Work Survey 2015; 1319 respondents employed by 52 organizations in the UK
5 Study by Frank E. Bird. 1969. http://crsp-safety101.blogspot.co.uk/2012/07/the-safety-triangle-explained.html

 

Hubungi Kami