19/12/2017

Program Insentif Untuk Generasi Baby Boomers

Generasi Baby Boomers telah menjadi bagian dari dunia kerja selama beberapa dekade – dan mereka tidak memiliki rencana untuk meninggalkan pekerjaannya dalam waktu dekat. Lalu, bagaimana perusahaan bisa mendapatkan performa terbaik dari generasi Baby Boomers? Jawabannya ada pada fleksibiltas waktu kerja yang ditawarkan oleh perusahaan, program benefits dan rewards yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman mereka melalui program mentoring.

Jumlah mereka di tempat kerja mungkin semakin berkurang, tetapi generasi Baby Boomers masih memberikan kontribusi yang berarti bagi kinerja perusahaan.

Saat ini, generasi Baby Boomers menghadapi kenyataan bahwa sebagian dari mereka sebentar lagi akan pensiun. Di negara Amerika Serikat, 66% dari generasi tersebut memiliki rencana atau sudah bekerja melewati usia 65 tahun – bahkan ada yang sudah berencana untuk tidak pensiun sama sekali1. Tingginya biaya hidup, pengeluaran untuk biaya kesehatan, dan biaya pendidikan anak-anak, menjadi beberapa alasan dari generasi tersebut untuk tetap bekerja. Situasi seperti ini sedikit berbeda di negara Eropa, di mana penyediaan layanan kesehatan dan pensiun didanai oleh pemerintah, dan para karyawan berhenti bekerja pada usia 60 tahun.


Kekayaan dari keahlian
Semua generasi Baby Boomers memiliki banyak hal menarik untuk ditawarkan kepada karyawan mereka – melalui perspektif dan aspirasi yang berbeda di tempat kerja. Jika mereka adalah pegawai lama, Boomers biasanya mengumpulkan banyak pengetahuan tentang industri dan perusahaan di tempat mereka bekerja. Beberapa perusahaan juga mendorong para eksekutif senior yang berencana untuk pensiun agar tetap berperan paruh waktu dalam membantu para manajer muda melalui program mentoring, supaya bisnis perusahan terus dapat berkembang.

Keinginan untuk fleksibilitas
Jika Boomers dinilai sebagai aset perusahaan, apa hal-hal yang dapat membuat mereka termotivasi? Bila dibandingkan dengan generasi lainnya, fleksibilitas waktu kerja adalah prioritas utama dari daftar kebutuhan mereka. Studi yang diterbikan oleh Harvard Business Review2 menunjukkan bahwa 87% Boomers menganggap fleksibilitas waktu kerja sebagai hal penting. Faktanya, 71% Boomers masih berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka; dan 55% Boomers menghabiskan waktu mereka sebagai relawan untuk mendukung isu lingkungan, budaya, pendidikan, dan hal lainnya.

Memberikan penghargaan yang tepat
Ada berbagai cara untuk memotivasi generasi Baby Boomers, salah satunya melalui program insentif dan penghargaan, di mana kebutuhan mereka pasti akan berbeda dengan generasi Gen X dan Millenial. Survei yang dilakukan oleh World at Work menunjukkan bahwa karyawan usia muda akan lebih memilih untuk program pengembangan karir dibandingkan dengan karyawan yang lebih dewasa3. Program benefit yang diberikan juga haruslah sesuai dengan profil Boomers supaya dapat berjalan dengan efektif. Dalam makalah yang diterbitkan oleh Sodexo4 menjelaskan bahwa tidak akan ada manfaatnya menawarkan kesempatan untuk mengendarai mobil supercar atau menuruni lereng bukit dalam bola plastik bagi karyawan usia 60 sampai 70an, meskipun tawaran tersebut sangat menarik bagi generasi Millenial. Sebaliknya, program kesehatan, voucher travel, atau program one day trip bisa sangat populer bagi Boomers. Beberapa hal itulah yang menjadi tantangan dalam merencanakan program benefit dan reward yang sesuai dengan profile dari generasi Baby Boomers, sehingga menjadikan mereka bagian dari keluarga di tempat kerja.

Dengan banyaknya pengetahuan dan pengalaman mereka di dunia kerja, menjadikan generasi Baby Boomers sebagai bagian dari kisah sukses perusahaan. Mereka tidak hanya ahli dalam bidangnya, tetapi juga membantu perusahaan untuk mempertahankan adanya perbedaan di tempat kerja – mencerminkan keberagaman bisnis global. Mereka hanya membutuhkan jenis penghargaan yang tepat, dan mungkin sedikit waktu untuk bersantai...

FOCUS – 3 QUESTIONS TO
Vice President Human Resources – Circles, Sophie Belval-Sautelet, membagikan pengalamannya dengan generasi Boomers. Sophie mengatakan bahwa generasi tersebut banyak memberikan kontribusi berharga bagi Circles, salah satu perusahaan Sodexo yang bergerak dalam bidang layanan concierge.

Peran apa yang dijalankan oleh generasi Baby Boomers di Circles – Perancis?

Sophie Belval-Sautelet: Sekitar 13% karyawan kami adalah generasi Baby Boomers, dengan rentang usia dari 53 sampai 65 tahun, termasuk yang bekerja part time maupun full time. Banyak dari mereka bergabung dengan kami untuk mencari perubahan karir, yang menggabungkan antara program pensiun dengan beberapa bentuk aktifitas karena Sodexo mendukung kelompok-kelompok seperti FACE (Foundation Against Exclusion), dan Force Femmes (women power).

Apa yang dibutuhkan oleh generasi Boomers?

Bagi mereka yang bekerja paruh waktu, mereka mencari fleksibilitas dalam waktu kerja. Hal ini dikarenakan keinginan mereka untuk memiliki waktu mengunjungi putra dan putri mereka, atau mungkin merawat cucu.

Yang menarik dari mereka adalah semakin lama masa kerja mereka, maka suasana tempat kerja yang tercipta akan seperti suasana keluarga, terlepas dari stereotype masing-masing individu, serta kesempatan untuk belajar tentang teknologi dan model komunikasi terbaru.

Apa yang dibawa generasi Boomers?

Mereka membawa banyak pengalaman, dan mereka sudah sangat nyaman dengan lingkungan perusahaan. Komitmen dari generasi Boomers juga dapat diandalkan. Turnover karyawan di generasi ini pun juga tergolong rendah, dikarenakan mereka sudah tidak lagi pada tahap mencari jenjang karir. Mereka memiliki keinginan untuk bekerja secara kolektif, dan membantu orang lain untuk membagikan pengetahuan mereka. Selain itu, mereka juga memberikan kontribusi terhadap keberagaman di tempat kerja, yang merupakan aset perusahaan.
 
 
 
 

------------------------------
1 https://www.transamericacenter.org
2 https://www.worldatwork.org
3 https://www.worldatwork.org
4 http://staffmotivationmatters.co.uk

 

Hubungi Kami

Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.